Rabu, 07 Desember 2011

Kaum Pria Enggan Memiliki Rekening Gemuk


Memiliki badan gemuk bagi kebanyakan orang tentu bukanlah suatu kebanggaan. Biasanya orang-orang yang berukuran badan jauh diatas rata-rata berupaya dengan berbagai cara agar lingkar pinggang dan kandungan lemak ditubuhnya berangsur turun. Tidak sedikit produk minuman dan makanan yang mengklaim rendah lemak bahkan sesumbar mampu menurunkan berat badan dalam waktu singkat. Belum lagi aneka paket perawatan tubuh dan peralatan kesehatan yang mengepung mereka dengan janji-janji manisnya.

Singkat kata, berbadan gemuk itu menyandera penampilan dan bahkan kesehatan karena menurut medis, orang gemuk itu rawan akan penyakit seperti jantung, stroke, diabetes, beberapa jenis kanker, dan gout . Waduh !.

Pertanyannya kemudian, maukah anda berbadan gemuk ?. Jika pertanyaan ini dialamatkan kepada sepuluh wanita. Saya yakin sembilan dari sepuluh wanita tersebut akan menjawab “TIDAK” dan yang satunya mengeleng-gelengkan kepala. Tapi jika pertanyaannya dimodifikasi seperti ini, “maukah rekening anda gemuk ?”. Saya yakin kesepuluh kaum hawa itu akan serempak menjawab “IYA” sekaligus mengangguk-anggukan kepala dan mengacungkan kedua jempol mereka. Ho ho ho....

Lho, ko pertannyaanya hanya diajukan ke wanita saja !. Memang para bapak-bapak tidak mau memiliki rekening gemuk apa ?.

Dari hasil pengamatan dan wawancara “kecil-kecilan” saya ke beberapa kaum pria dengan rentang usia diantara 25 sampai 35 tahun, hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata kaum pria enggan memiliki rekening gemuk dengan beberapa alasan. Kaum pria tidak berekspektasi tinggi untuk memiliki rekening gemuk namun mereka mengingnkan rekening yang gembrot sekali. Menurut mereka memiliki rekening gembrot adalah sesuatu banget. Wah....!

Rekening gemuk kembali mencuat setelah PPATK menemukan banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) berusia muda memiliki rekening 'gemuk' bernilai miliaran rupiah. Sepengetahuan saya “miliar” itu angka nol-nya ada sembilan. Misal, 1 Milyar rupiah maka penulisannya adalah Rp. 1.000.000.000,- . Angka yang asing bagi buku rekening saya....Hmmm curhat session.

Sebelum prahara rekening gemuk pns muda, kasus rekening gemuk juga pernah melanda beberapa perwira tinggi Polri. Terkait hal ini, Abraham Samad, Ketua KPK terpilih saat fit and proper test di Komisi III DPR RI mengatakan bahwa kasus rekening gendut yang melibatkan para perwira tinggi Polri harus ditangani jika penyidik memiliki cukup bukti. Go.. go Bang Samad !.

Dari dua kasus tersebut, PNS muda dan Pati Polri yang sama-sama memiliki rekening gemuk menurut “penerawangan” saya dari hasil membaca dan mengikuti analisis para pengamat, saya melihat mereka bermain tidak sendirian dalam merampok uang rakyat. Ada sindikat jika tidak mau disebut sebagai mafia PNS Muda, setelah mafia pajak, mafia hukum dan mafia pemilu. Wiiih, syerem. Dan sebagaimana lazimnya sebuah sindikat, bisa jadi ada back up atau semacam perlindungan, entah dari atasan atau kekuatan lain diluar orbitnya.

Jika alasan mengapa para PNS muda dan Pati Polri itu melakukan tindakan melawan hukum karena pendapatannya sebagai pegawai negara tidak mencukupi kebutuhan hidupnya, tentu hal itu tidak bisa kita terima. Jumlah uang dalam miliaran itu tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup si PNS muda tapi bisa membuat sekolah-sekolah baru, membayar biaya berobat warga miskin. Membangun jembatan yang terputus banjir. Bukan memenuhi lambung si tuab PNS muda. Yang jelas, tidak ada alasan bagi mereka untuk menilap uang negara.

Ada lagu, judulnya Doa, lagunya Bang Iwan yang cukup inspiratif. Dalam setiap rangkaian katanya ada energi positif dan ajakan persuasif. Berikut petikannya,

Berdoalah
Sambil berusaha
Agar hidup jadi tak sia sia

Badan sehat
Jiwa sehat
Hanya itu yang kami mau

Hidup berkah
Penuh gairah
Mudah mudahan ALLAH setuju

Mestinya beginilah sikap seorang PNS muda. Tidak neko-neko apalagi sok bergaya sosialita.... ke laut aja kali yaaa...


Lembah Hijau, Ciloto, 8 Desember 2011

Komentar :

ada 0 komentar ke “Kaum Pria Enggan Memiliki Rekening Gemuk”

Posting Komentar

Follow Me

Arsip

 

© 2009 Fresh Template. Powered by Blogger.

Fresh Template by NdyTeeN